Kamis, 19 November 2020 | 08:40 WIB

Konferensi Online KOMIK 2020 Berjalan dengan Sukses

Pelaksanaan Konferensi Online Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer (KOMIK) 2020 terlaksana dengan baik. KOMIK 2020 merupakan yang keempat dilaksanakan oleh Universitas (sebelumnya STMIK) Budi Darma. KOMIK 2020 terlaksana pada tanggal, Sabtu/14 November 2020 dengan berlangsung menggunakan media aplikasi Zoom Meeting dengan narasumber adalah Dr. Yuhandri, M.Kom dari Universitas Putra Indonesia YPTK Padang dan Dr. Poltak Sihombing, M.Kom dari Universitas Sumatera Utara, serta  thema KOMIK 2020 adalah The Liberty Of Thinking And Innovation.

 

Efori Buulolo, M.Kom sebagai Ketua Panitia KOMIK 2020 menyampaikan bahwa pelaksanaan KOMIK 2020 awal perencanaan dilaksanakan dengan cara tatap muka yang dilaksanakan disebuah Hotel seperti pelaksanaan KOMIK sebelumnya tetapi karena pandemi Covid-19 rencana tersebut berubah menjadi Konferensi Online. Ketua panitia sekaligus menyampaikan bahwa jumlah peserta KOMIK 2020 kurang lebih 300 orang peserta dengan pemakalah berjumlah  60 paper yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di propinsi Sumater Utara, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Aceh, Jawa Timur dan lain sebagainya. Ketua panitia juga menyampaikan terimakasih kepada semua  pihak yang telah mendukung kegiatan Konferensi Online KOMIK 2020. Mesran, M.Kom sebagai Rektor Universitas Budi Darma  dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Paniti sehingga KOMIK 2020 dapat dilangsungkan dengan baik, begitu  juga kepada Keynote Speaker yang telah bersedia hadir dan membagi ilmunya pada kegiatan KOMIK 2020, pelaksanaan KOMIK 2020 merupakan bentuk konsistenan Universitas Budi Darma dalam mendukung publikasi karya ilmiah dan sharing ilmiah pada bidang komputer.

 

Dr. Yuhandri, M.Kom menyampaikan bahwa Dalam dunia yang penuh dengan persaingan sangat kejam, Dr. Yuhandri, M.Kom menyampaikan bahwa Dalam dunia yang penuh dengan persaingan sangat kejam, Kenyamanan adalah kekalahan dan kematian. Akhir perjalanan kreatifitas adalah kebahagian menemukan hal baru atau hal yang lebih baik meskipun terkadang mengambil resiko, membuat kesalahan dan terkadang melanggar aturan. Berbagai resiko termasuk kegagalan menjadi langkah awal keberhasilan berikutnya karena dengan kegagalan tersebut pada hakekatnya terkandung berbagai pembelajaran untuk tidak melakukan kembali hal yang sama dan bahkan menemukan inspirasi baru sebagai solusinya. Kotak kotak berfikir setiap kita akan melihat sesuatu apapun itu dan memberikan makna berdasarkan pengetahuan yang kita miliki. Peran dosen masa kini tidak hanya sebatas mentransformasi ilmu pengetahuan kepada peserta didik tetapi menjadi sosok yang menginspirasi, pionir dalam pengajaran, inovator, mempunyai penglihatan visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam berprestasi. Orang Kreatif tidak hanya ingin tahu tentang know-how tetapi lebih tinggi know-why.Orang jenius: mampu menyelesaikan masalah yang diberikan kepadanya dengan cepat. Sayangnya, seringkali ia sulit mengenali masalah yang belum tampak ke permukaan.Orang yang inovatif/kreatif: justru jarang yang pandai/jenius, tetapi ia mampu mengenali masalah dan mendefinisikannya.

 

Pada kegiatan KOMIK 2020 diumumkan pemenang paper dan pemakalah terbaik dosen dan mahasiswa yaitu Paper terbaik kategori dosen:
1. Penulis: Nurul Iman, Edi Kurniawan dan Adi Santoso, dengan judul integrasi dan Digitalasi Sistem Informasi Manajemen Aset Wakaf(SIMAS WAQFUNA), dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo
2. Herdianto, dengan judul Pengaruh Penggunaan Driver Motor DC pada robot Line Tracer, dari Universitas Panca Budi, Medan

 

Paper terbaik kategori Mahasiswa:
1. Khairunnissa Fanny Irnanda, Dedi Hartama, Agus Perdana Windarto, Heru Satria Tambunan, dan Irfan Sudahri Damanik, dengan judul Analisa Klasifikasi C4.5 Terhadap Faktor Penyebab Menurunnya Prestasi Belajar Mahasiswa Pada Masa Pandemik, dari STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar
2. Sri Muliani Damanik, Solikhun, Muhammad Ridwan Lubis, Widodo Saputra dan Iin Parlina, dengan judul  Analisis Jaringan Saraf Tiruan Metode Backpropagation Dalam Memprediksi Ekspor Menurut Kelompok Barang Ekonomi di Propinsi Sumatera Utara, dari AMIK Tunas Bangsa Pematang Siantar
3. Samuel Damanik, dengan judul Implementasi Metode ROC (Rank Order Centroid) dan Waspas Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kerjasama Vendor, dari Universitas Budi Darma

 

Sedangkan untuk pemakalah terbaik / presenter terbaik:
Kategori Dosen:
1. Edy Kurniawan, dengan judul Integrasi dan Digitalisasi Sistem Informasi Manajemen Aset Wakaf (Simas Waqfuna) dari Universitas Muhamamdiyah Ponorogo

Kategori Mahasiswa:
1. Freshtiya Beby Larasati, dengan judul Pengaruh Teknologi Pembelajaran Kuliah Online Di Era Covid-19 Dan Dampaknya Terhadap Mental Mahasiswa dari AMIK Tunas Bangsa Pematang Siantar
2. OKTAVIAN LAKSAMANA SURYO, dengan judul Modifikasi Kunci Algoritma International Data Encryption Algorithm Menggunakan Multiplicative Random Number Generator Untuk Mengamankan Citra Digital,  dari Universitas Budi Darma
3. Theresia Siburian, dengan judul PENGKLASTERAN GAJI KARYAWAN PADA PT. ERBA PRIMAS BOGOR MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEDOIDS, dari STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar.

 

 

To The Top