Senin, 14 Oktober 2019 | 08:14 WIB

Diikuti oleh 128 Pemakalah, STMIK Budi Darma Sukses Gelar KOMIK 2019

          Untuk ketiga kalinya STMIK Budi Darma sukses menyelenggarakan Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer (KOMIK) 2019, pada tanggal 12 Oktober 2019 bertempat di Garuda Hotel Plaza Jl. Sisingamangaraja Medan-Sumatera Utara. Dengan tema "Smart Device, Mobile Computing, and Big Data Analysis" dan Keynote Speaker kegiatan tersebut adalah Prof. Dr. Sarjon Defit, S.Kom, M.Sc (Rektor Univ. Putra Indonesia YPTK Padang dan Bambang Wisnuadhi, S.Si, M.T(Politeknik Negeri Bandung).

 


          Ketua Panitia penyelenggaran KOMIK 2019 yaitu Nelly Astuti Hasibuan, M.Kom menyampaikan bahwa jumlah peserta KOMIK 2019 sebanyak 651 dan pemakalah 128 orang. Peserta dan pemakalah berasal dari berbagai Perguruan Tinggi wilayah Indonesia diantara Maluku, Bali, Jawa Barat, Jakarta dan Sumatera Utara, bahkan 2 (dua) orang peserta dari Luar Negeri yaitu dari Serawak Malaysia dan dari segi jumlah peserta dan pemakalah ada peningkatan dari penyelenggaraan KOMIK 2017 dan KOMIK 2018.

 

          Mesran.M.Kom sebagai Ketua STMIK Budi Darma dalam sambutannya  menyampaikan bahwa Tema "Smart Device, Mobile Computing, and Big Data Analysis" karena bahwa saat ini data itu sudah menjadi tumpukan data yang besar,  bahkan sudah seperti gunung data, sehingga saat ini Big Data Analysis  merupakan satu dari beberapa pengetahuan yang sedang tren di tahun 2019.  Hal ini dapat dijadikan topik didalam penyelesaian SKRIPSI  bagi mahasiswa tingkat akhir.

 

         Prof.Dr. Sarjon Defit, S.Kom, M.Sc dalam pemaparan materinya menjelaskan bahwa big data ada karna adanya perkembengan data/ledakan data. Data diperoleh dari transaksi, interaksi dimedia sosial, observasi, dan lain-lain. Output dari big data dapat digunakan untuk mengurangi cost, pengambilan keputusan dan pembuatan produk baru. Bambang Wisnuadhi menyelaskan strategi penyiapkan Sumber Daya Manusia di Era Industri 4.0 yaitu paradigma tri dharma perguruan tinggi harus diselaraskan dengan era industri 4.0, literasi digital, teknologi dan human, kegiatan ekstra kurikuler dikembangkan, entrepreneuship dan internship agar diwajibkan  dan integrasi dengan kurikulum pendidikan tinggi tanpa menambah beban matakuliah.

 

         Pada kegiatan KOMIK 2019 diberikan piagam penghargaan kepada paper dan pemakalah terbaik. Paper terbaik kategori Dosen diberikan kepada:
1. Cahyo Prianto, Nisa Hanum Harani, Indra Firmansyah dengan judul :ANALISIS SENTIMEN TERHADAP  KANDIDAT PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PADA PEMILU 2019  DI MEDIA SOSIAL TWITTER dari Politeknik Pos Indonesia
2.Murdiaty, Angela, Chatrine Sylvia dengan judul: EVALUASI DESAIN  ANTARMUKA PORTAL AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE  HEURISTIC  EVALUATION dari STMIK Mikroskill -Medan.

Paper Terbaik kategori mahasiswa
1. Winda Permata Sari , dengan Judul :Penerapan Fuzzy Dalam Menentukan Dampak  Pengguna Smartphone Di Kalangan Masyarakat dari STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar
2.Dian Anggara , dengan judul: PENINGKATAN KEAMANAN DATA TEKS  TERENKRIPSI ALGORITMA LUCIFER MENGGUNAKAN  STEGANOGRAFI GIFSHUFFLE PADA CITRA dari STMIK Budi Darma

Pemakalah terbaik kegori Dosen/umum
1. Deli Leman dari Univ. Potensi Utama dengan judul=  ANALISA PEMILIHAN AIR MINERAL DAN REKOMENDASI TERBAIK DENGAN METODE SMART (Simple Multy Atribute Rating Technique)
2. Ronal Watrianthos dari Univ. Labuhan Batu dengan judul= PENERAPAN METODE PROMETHEE SEBAGAI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMERINGKATAN SISWA
3. Fandi Halim dari STMIK Mikroskill dengan judul =Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia

Pemakalah terbaik kategori mahasiswa:
1. Khairunnissa Fanny Irnada dari STIKOM Tunas Bangsa
2. Dini Nofrisa dari STMIK Budi Darma
3. Sinta Maulita Dewi dari STIKOM Tunas Bangsa.

To The Top